Senin, 27 April 2009

Dema UIN adakan pertemuan 3 Negara

Pekanbaru (26/4), Dewan Mahasiswa (dema) UIN Suska Riau mengdakan acara pertemuan mahasiswa negara yakni Indonesia, Malaysia dan Thailand yang kuliah di UIN Suska Riau, dengan nama ISLAMIC MALAY CULTURE FAIR 2009. acara yang diadakan di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Suska Riau ini berlansung sangat meriah, pada kesempatan itu hadir Rektor UIN Suska Riau, Konsulat Malaysia untuk Pekanbaru, Perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Pembatu Rektor dan Dekan di Lingkungan UIN Suska Riau, Ketua Dewan Mahasiswa UIN Riau, Ketua Pelajar Malaysia Pekanbaru, Ketua Himpunan Mahsiswa Thailand Pekanbaru, Para Mahasiswa ke 3 negara dan undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Dewan Mahasiswa UIN Suska Riau, Eddy Rusyidi, mengatakan kegiatan ini berlansung berkat dukungan semua pihak, kegiatan yang akan dilaksanakan dalah Pentas Seni dan budaya, Diskusi 3 negara dan Kuliner 3 negara. "kegiatan ini sangat terasa meriah karena, adanya penampilan masakan tradisional tiap-tiap negara, dan masakan ini lansung dibuat oleh mahasiswa masing-masing negara, jadi makanan ini bukan dibeli"ungkap edy.

Hal senada juga disampaikan oleh ketua panitia sekaligus ketua Pelajara Malaysia Pekanbaru Zakariah bin haji noh. "kuliner yang kita tampilkan, lansung dibuat oleh mahasiswa kita, jadi bukan kita beli" katanya.

Pada acara tersebut, ditampilkan pagelaran budaya-budaya masing masing negara seperti nanyanyian negara, tari, teather dan lain sebagainya. "kita harapkan semoga kegiatan ini menjadi iven tahuan yang diadakn oleh Mahasiswa, dan juga kita berhadap semoga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Riau, mau menjadikan kegiatan ini sebagai kegiatan Rutin yang diselenggarakan mahsiswa dengan dukungan atau sponsor dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata" Ungkap Rektor UIN Prof. Dr. HM. Nazir Karim, MA.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 pagi ini berlansung sangat meriah dan berakhir pada jam 12.00 siang yang dilanjutkan dengan Sholat Zuhur berjamaah di PKM. (iin)

Mau liat Fhoto2nya ????
KLIK DISINI !!!

Selasa, 14 April 2009

Akhirnya ketauan juga duluan AYAM dari TELOR


Mana yang lebih dahulu Ayam atau telur?, pertanyaan ini memang selalu muncul dan selalu tidak ada menemukan jawabannya, sejak manusia bisa berfikir maka pertanyaan inilah yang selalu sulit untuk dijawab.

Namun sekarang tidak perlu bingung, karena tulisan dibawah ini memberikan jawaban kalau yang lebih dahulu ada adalah ayam barulah telur. Namun menurut saya tetap saja masih bingung.. he he he

Dari http://kompas.com/read/xml/2008/11/18/07225942/terbukti.telur.dulu.baru.ayam
JAKARTA, SELASA - Teka-teki klasik antara telur dulu atau ayam dulu mungkin terjawab dengan penemuan fosil sarang dinosaurus di Kanada. Di sarang yang dibuat 77 juta tahun lalu itu masih terlihat jelas bekas kumpulan lima butir telur.

"Karakteristik sarang tersebut mirip dengan sarang burung," ujar Francois Therrein, salah satu paleontolog dari Royal Tyrell Museum Alberta, Kanada. Ini berarti bahwa dinosaurus lebih dulu membuat sarang sebagai tempat mengerami telurnya sebelum burung melakukannya. Selama ini, sejumlah pakar evolusi masih berasumsi bahwa burung berkembang dari dinosaurus.

Ukuran sarangnya berdiameter sekitar setengah meter dan diperkirakan seberat 50 kilogram. Di dalamnya setidaknya terdapat bekas 12 cangkang telur yang masing-masing berukuran panjang 12 centimeter dan tersusun rapi serta mengarah ke satu titik.

"Berdasarkan bentuk telur dan sarangnya, kami yakin sarang tersebut buatan seekor caenagnathid atau raptor kecil, keduanya sama-sama pemakan daging dan memiliki kekerabatan yang erat dengan burung," ujar Darla Zelenetsky, peneliti lainnya dari Universitas Calgary, Kanada.

Zelenetsky mempelajarinya sejak disimpan di Canada Fossil Limited Calgary tahun 1990-an. Sebelumnya ia mengira fosil sarang tersebut dibuat seekor dinosaurus herbivore berparuh bebek. Namun, setelah mempelajari lebih seksama, diketahui bahwa sarang tersebut kemungkinan besar dari kelompok theropoda yang merupakan nenek moyang burung.

Ahmadinejad Idolaku, idolamu, idola kita semua


Televisi Fox Amerika pernah bertanya pada Presiden Iran Ahmadinejad : ”Saat anda bercermin di pagi hari, apa yang anda katakan pada diri anda?” Ahmadinejad menjawab, ”Saya melihat seseorang di cermin dan berkata padanya , ”Ingatlah, anda tidak lebih dari seorang pelayan kecil. Di depanmu hari ini ada tanggungjawab besar dan itu adalah melayani bangsa Iran”.

Itulah kalimat pembuka penyiar TV memperkenalkan seorang Ahmadinejad. Ahmadinejad, Presiden Iran yang mencengangkan banyak orang ketika menyumbangkan karpet Istana Presiden (berkualitas tinggi tentunya) ke sebuah masjid di Teheran. Ia lalu mengganti karpet istana dengan karpet murah. Mantan walikota Teheran itu menutup ruangan kedatangan tamu VIP karena dinilai terlalu besar. Ia lalu meminta sekretariat istana mengganti dengan ruangan sederhana dan mengisi dengan kursi kayu. Sekali lagi fakta yang mengesankan…!

Dalam beberapa kesempatan Presiden juga bergabung dengan petugas kebersihan kota untuk membersihkan jalan di sekitar rumah dan istana Presiden. Dibawah kepemimpinan Ahmadinejad, setiap menteri yang diangkat selalu menandatangani perjanjian dengan banyak ketentuan, terutama yang ditekankan adalah agar setiap menteri tetap hidup sederhana . Seluruh rekening pribadi dan keluarganya akan diawasi dan kelak jika masa tugasa berakhir sang menteri harus menyerahkan jabatannya dengan kewibawaan . Caranya adalah agar dirinya dan keluarganya tidak memanfaatkan keuntungan sepeser pun dari jabatannya.

Ahmadijed juga mengumumkan bahwa kemewahan terbesar dirinya adalah mobil Peogeot 504 buatan tahun 1977dan sebuah rumah kecil warisan ayahnya 40 tahun lalu yang terletak di salah satu daerah miskin di Teheran. Rekening tabungannya nol dan penghasilan yang diterima hanyalah gaji sebagai dosen sebesar kurang dari Rp 2.500.000,-. (U$ 250)

Asal tahu saja Presiden tetap tinggal di rumahnya. Satu-satunya rumah miliknya, salah satu presiden Negara terpenting di dunia secara strategi, ekonomi, politik dan tentunya minyak dan pertahanannya. Ahmadinejad bahkan tidak mengambil gajinya sebagai presiden (yang merupakan haknya). Alasannya seluruh kekayaan adalah milik Negara dan ia hanya bertugas menjaganya.

Hal lain yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yang selalu dibawa setiap hari. Isinya adalah bekal sarapan, beberapa potong roti sandwinch dengan minyak zaitun dan keju . Ahmadinejad menyantap dengan nikmat makanan buatan isteri tersebut Di sisi lain ia menghentikan semua makanan istimewa yang biasa disediakan untuk presiden. Ahmadinejad juga mengalihkan pesawat kepresidenan menjadi pesawat angkutan barang (cargo) dengan alasan untuk menghemat pengeluaran Negara. Presien juga memilih terbang dengan pesawat biasa di kelas ekonomi.

Ahmadinejad selalu melakukan rapat dengan para menteri kabinetnya untuk memantau semua aktivitas. Semua menteri bisa masuk ke ruangannya tanpa harus izin.Ia juga menghapus semua acara seremonial seperti red carpet, foto-foto dan iklan pribadi ketika jika mengunjungi Negara lain.

Jikalau harus menginap di hotel ia selalu memastikan untuk tidak tidur dengan ruangan dan tempat tidur mewah. Alasannya ia tidak tidur di tempat tidur tetapi tidur di lantai beralaskan matras sederhana dan sepotong selimut. Apakah semua tindakan dan kelakuan presiden menimbulkan rasa tidak hormat
Powered By Blogger